Emerald Commercial Kav. UA38,

Jl. Bulevar Selatan, Summarecon Bekasi

+62 8777 533 2360

halo@rumahgaleri.com

Compare Listings

Apa yang Harus Dilakukan Setelah KPR Disetujui?

Apa yang Harus Dilakukan Setelah KPR Disetujui?

Saat bank mengumumkan telah menyetujui pengajuan KPR Anda, biasanya bank akan memberi serta surat penawaran atau sering disebut dengan istilah offering letter. Bila surat tersebut telah disepakai kedua belah pihak, maka bank akan langsung meminta notaris membuatkan akta perjanjian kredit.

Akan tetapi, sebab satu dan lain hal, terkadang surat penawaran kredit dan draft perjanjiannya baru disampaikan ke nasabah menjelang penandatangan perjanjian kredit. Sehingga, isi dari surat seringkali dibacakan notaris dengan didengarkan langsung oleh nasabah dan pihak bank. Bagi Anda yang mengalami kondisi demikian, maka sebaiknya Anda tak luput memperhatikan apa-apa saja poin yang dibacakan dan jangan sungkan bertanya jika ada yang kurang/tidak dimengerti.

Sementara apabila pihak bank terlebih dulu memberikan salinan surat penawaran sebelum hari perjanjian, sebaiknya Anda patut melakukan beberapa hal berikut, dikutip dari buku “Jangan Salah Memilih KPR”.

Offering letter

  1. Luangkan waktu sejenak untuk membaca dan memahami semua yang tercantum dalam surat tersebut.
  2. Sebagai penawaran, poin dari surat kemungkinan masih bisa dinegosiasikan meski peluangnya kecil.
  3. Beri catatan pada surat jika terdapat persyaratan yang sulit dipenuhi.
  4. Jangka waktu surat biasanya hanya 14 hari kalender. Bila melebihi batas waktu dan Anda tidak memberi tanggapan, maka bank bisa saja membatalkan secara sepihak penyetujuan KPR Anda.
  5. Jika telah melebihi batas waktu dan Anda masih berkeinginan mengajukan KPR (setelah dibatalkan), Anda harus melakukan proses dari awal lagi.
  6. Dua minggu sebetulnya sudah cukup bagi Anda mempertimbangkan dan membaca isi surat. Oleh karenanya, jika tidak ada hal yang perlu dinegosiasikan lagi, segeralah kembalikan surat penawaran kredit kepada bank.
  7. Offering letter juga dapat dikatakan sebagai praperjanjian karena didalamnya sudah ada kesepakatan.

Perjanjian kredit

  1. Baca dan teliti klausula-klausula yang terdapat di dalam perjanjian kredit, jangan sampai tandatangan pada blangko kosong yang tidak jelas isinya.
  2. Cermati apakah klausula tersebut sesuai dengan surat penawarannya. Misalnya, jumlah kredit, suku bunga, sistem perhitungan bunga fixed, biaya provisi, administrasi, hingga asuransi.
  3. Jangan segan menanyakan apabila masih ada informasi yang belum jelas. Seperti halnya denda keterlambatan.
  4. Anda pun berhak membatalkan akad kredit bila merasa persyaratan terlalu berat atau terdapat hal-hal lain yang tidak konsisten, antara kesepakatan semula dalam offering letter dengan klausula di perjanjian KPR.

Mengapa Anda harus mencermati betul semua yang terangkum dalam offering letter dan perjanjian kredit? Sebab keduanya bersinggungan langsung dengan unsur yuridis/hukum. Sehingga, perjanjian layaknya undang-undang yang mengikat kedua belah pihak dengan segala konsekuensi yang akan timbul.

( Sumber : Rumah.com )

img

rumahgaleri

Related posts

Kiat Jitu Dalam Investasi

Dalam pameran seringkali kita melihat display produk produk yang menarik. Bahkan terkadang ada juga...

Continue reading
by rumahgaleri

3 Cara Memulai Bisnis Properti Supaya Berhasil Dan Sukses

Anda pasti ingin berhasil dalam menjalankan bisnis properti, dalam artikel berikut akan diberikan...

Continue reading
by rumahgaleri

Ragu Beli Rumah Pertama, Gunakan Jasa Agen Properti

Sebenarnya ada satu solusi untuk Anda yang merasa kesulitan mengawali langkah memiliki hunian,...

Continue reading
by rumahgaleri

Join The Discussion