Emerald Commercial Kav. UA38,

Jl. Bulevar Selatan, Summarecon Bekasi

+62 8777 533 2360

halo@rumahgaleri.com

Compare Listings

Apa Itu KPR? Kenali Jenis dan Persyaratannya

Apa Itu KPR? Kenali Jenis dan Persyaratannya

Pertanyaannya, akan menunggu sampai kapan jika dana yang seharusnya bisa Anda tabungkan tapi malah digunakan untuk pembayaran kontrak per bulannya? Bayangkan, dana yang Anda gunakan untuk membayar rumah kontrakan perbulannya yang seharusnya bisa dialokasikan untuk peluang memiliki rumah sendiri itu habis begitu saja. Anda hanya memiliki hak tinggal dan menggunakan, Anda bahkan merawat rumah kontrakan dan memperbaikinya sendiri jika terdapat kerusakan tanpa hak milik. Hal ini tentu saja merugikan. Maka solusi yang tepat untuk masalah ini adalah KPR.

Apa itu KPR?

Merupakan kependekan dari Kredit Pemilikan Rumah, yaitu produk pembiayaan yang digunakan untuk pembelian rumah atau untuk kebutuhan konsumtif lainnya dengan skema pembiayaan hingga 90% dari harga rumah. Kini Anda tidak usah bingung untuk mendapatkan nya dari mana, kini sudah banyak bank yang menyediakan pinjaman KRP dan biasanya Pengembang sudah bekerja sama dengan bank untuk mempermudah proses pengajuannya. Perlu Anda ketahui, bahwa KRP merupakan kategori kredit konsumtif, sehingga peruntukkan KPR harus untuk kegiatan yang bersifat konsumtif, dan tidak diperbolehkan untuk kegiatan produktif.

Berdasarkan agunannya, Kredit Pemilikan Rumah terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

1. Pembelian

Jenis yang satu ini sudah sangat umum digunakan masyarakat Indonesia. KPR pembelian sendiri merupakan KPR yang diajukan untuk pembelian rumah dan menggunakan rumah yang akan dibeli sebagai agunan/jaminannya. Jadi, jika pemohon tidak dapat melunasi kredit tersebut, secara otomatis rumah yang dibeli akan menjadi hak milik bank.

2. Multiguna atau Refinancing

Jenis yang satu ini dapat disebut juga sebagai sistem penilaian ulang rumah yang telah Anda beli dengan menggunakan KPR Pembelian. Kenapa disebut refinancing? Karena pada dasarnya jenis  ini merupakan pengajuan kembali kredit kepada pihak kreditor dengan agunan/jaminan yang sudah dimiliki, dalam hal ini adalah rumah.

Tak hanya berdasarkan agunannya, Kredit Pemilikan Rumah pun dapat dibedakan berdasarkan persyaratan penerima pinjaman dan tingkat suku bunga, menjadi:

1. Bersubsidi

Jenis pertama yang dibedakan berdasarkan persyaratan penerima pinjaman dan tingkat suku bunga adalah KPR Bersubsidi, merupakan KPR yang disediakan oleh bank sebagai bagian dari program pemerintah untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah dalam rangka memfasilitasi pemilikan atau pembelian rumah. Yang dikenakan subsidi adalah suku bunga cicilan dan uang muka.

2. Konvensional atau Non-Subsidi

Jenis yang kedua adalah KPR Konvensional atau KPR Non-Subsidi yaitu jenis produk yang bukan berasal dari pemerintah melainkan disediakan oleh perbankan dengan persyaratan yang mengikuti ketentuan umum perbankan dan tingkat suku bunga regular yang ditetapkan oleh bank yang bersangkutan. Biasanya suku bunga bank akan mengikuti  BI Rate.

Karena ini bukan dari pemerintah, pihak bank akan mengenakan denda yang cukup besar apabila Anda terlambat atau menunggak cicilan. Untuk masa pinjaman KPR konvensional sendiri berkisar 5 hingga 25 tahun. Biasanya jenis  ini biasa diajukan oleh masyarakat kelas menengah. Perlu Anda ketahui, Jenis properti yang bisa Anda ajukan pada KPR Konvensional atau KPR Non-Subsidi adalah Rumah Sederhana dan Rumah Susun Sederhana

3. Syariah

Jika Anda takut akan pergerakan bunga yang naik-turun, jenis KPR ini sangat cocok untuk Anda pilih! Karena pada jenis ini menggunakan prinsip-prinsip islami yang berdasarkan syariat islam yaitu prinsip jual-beli (murabahah) atau kerjasama sewa (musyarakah mutanaqishah).

Maksudnya adalah  syariah akan membayarkan lunas rumah yang Anda inginkan dan Anda tinggal mencicil kepada bank dengan masa cicilan hingga 15 tahun. Namun cicilan yang Anda bayarkan jumlahnya tetap karena KPR syariah tidak mengenal adanya bunga, tetapi harga rumah yang harus Anda bayarkan sudah ditambahkan dengan keuntungan yang akan diambil bank. Jenis properti yang bisa diajukan pada Syariah adalah rumah, ruko, rukan, rusun, atau apartemen.

4. In-house 

Jenis yang satu ini merupakan istilah yang digunakan sebagian orang untuk membedakan antara KPR produk lembaga keuangan dan KPR internal yang disediakan pengembang. Jenis  ini sebetulnya merujuk pada pembelian properti dengan cicilan bertahap sebagai fasilitas yang disediakan beberapa pengembang.

Pada jenis  ini, Anda tidak perlu membayar angsuran kepada bank, melainkan membayarnya kepada pihak pengembang atau developer. Jika Anda menggunakan jenis In-house KPR, proses serah terima rumah umumnya dilakukan pada total pembayaran di atas 80% atau sesuai perjanjian pembelian yang disepakati pada Perjanjian Jual Beli (PJB) yang disahkan oleh Notaris.

Untuk melakukan pengajuannya sendiri, ada beberapa tahap yang harus Anda lakukan:

1. Memilih Properti
2. Menentukan Bank
3. Pilih  Developer
4. Isi Formulir Pemesanan
5. Pembayaran
6. Pelunasan Uang Muka

Setelah melakukan tahapan yang tertera di atas, Anda perlu menyiapkan dokumen-dokumen penting seperti yang tertera dibawah ini:

Dokumen Standar:

– Usia tidak lebih dari 50 tahun ketika mengajukan permohonan KPR
– Fotokopi KTP pemohon
– Akta nikah atau cerai
– Kartu keluarga
– Surat keterangan WNI (untuk WNI keturunan)
– Dokumen kepemilikan agunan (SHM, IMB, PBB)

Dokumen Tambahan Untuk Karyawan:
– Slip gaji
– Surat keterangan dari tempat bekerja
– Buku rekening tabungan yang menampilkan kondisi keuangan 3 bulan terakhir

Dokumen Tambahan Untuk Wiraswasta Atau Profesional:

– Bukti transaksi keuangan usaha
– Catatan rekening bank
– NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
– SIUP
– Surat izin usaha lainnya, seperti Surat Izin Praktik untuk para dokter
– Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

( Sumber : adhijayamulia.co.id )

img

rumahgaleri

Related posts

Ragu Beli Rumah Pertama, Gunakan Jasa Agen Properti

Sebenarnya ada satu solusi untuk Anda yang merasa kesulitan mengawali langkah memiliki hunian,...

Continue reading
by rumahgaleri

Menteri Basuki & Cosmas Batubara Raih Realestate Creative Awards 2017

JAKARTA- Sebanyak 38 figur tokoh dan pengembang menerima penghargaan pada malam anugerah...

Continue reading
by rumahgaleri

Tahun 2017 Pekerja Non-Formal Bisa Beli Rumah dengan KPR Mikro

Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa KPR mikro adalah sebuah program pemerintah yang dibuat untuk...

Continue reading
by rumahgaleri

Join The Discussion